Selasa, 24 Agustus 2021

MATERI IPA, EDISI 19 AGUSTUS 2021

 

RANGKUMAN MATERI

BAB 2. KALSIFIKASI MAKHLUK HIDUP

 

A.    CIRI-CIRI  BENDA DI  LINGKUNGAN  SEKITAR

Benda-benda yang ada di alam semesta ini terdiri atas benda tak hidup dan benda hidup.

Benda tak hidup meliputi semua komponen abiotik dan benda hidup meliputi semua komponen biotik yang terdiri atas berbagai makhluk hidup.

Benda di alam semesta yang terdiri atas  komponen abiotik, misalnya : pasir, robot, dll

Benda tak hidup ada yang bersifat alamiah, contohnya batu, pasir, dan logam. Ada pula benda buatan manusia seperti kursi, meja, sepeda motor, dan robot.

Berdasarkan sifat atau cirinya , benda-benda di lingkungan dapat dibedakan berdasarkan bentuk, ukuran, warna, keadaan permukaan , dan bahan penyusunnya.

Untuk mengenali suatu benda kita harus mengetahui sifat-sifat yang dimiliki dengan cara menyentuh, meraba, menggenggam, dan mengamatinya.

 

B.    CARA MENGKLASIFIKASIKAN MAKHLUK HIDUP

Semua makhluk hidup memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan benda tak hidup.

Ciri-ciri yang ditemukan pada makhluk hidup adalah bernafas, bergerak, makan dan minum, tumbuh dan berkembang , berkembang biak, mengeluarkan zat sisa, peka terhadap rangsang, dan menyesuaikan diri terhadap lingkungan.

 

a.       Bernafas

Bernafas ( respirasi) merupakan proses mengambil oksigen (O2) dari lingkungan dan mengeluarkan gas karbon dioksida (CO2) dari tubuh. Oksigen digunakan untuk mengubah zat makanan menjadi energi kimiawi. Energi yang dihasilkan digunakan untuk berbagai aktivitas tubuh.

Reaksi kimia proses pernafasan makhluk hidup :

C6H12O6  +  6O2         6CO2  +  6H2O  +  energi

 

Alat pernafasan makhluk hidup bermacam-macam.

·         Paru-paru  : manusia, hewan darat (cont: kucing, kelinci,dll) , hewan mamalia air (cont : paus, penyu, lumba-lumba)

·         Insang :  hewan air, cont: gurami, tuna, hiu, dll

·         Kulit  :  cacing

·         Trakea :  serangga

·         Tumbuhan bernafas dengan stomata ( lubang-lubang kecil pada daun),  dan lentisel ( lubang-lubang kecil di batang )

 

b.       Bergerak

Semua makhluk hidup dapat bergerak.  Manusia dan hewan dapat bergerak bebas atau pindah tempat  (bergerak aktif). Untuk bergerak memerlukan alat gerak. Alat gerak dapat berupa kaki untuk lari, sirip untuk renang, sayap untuk terbang.

Gerakan tumbuhan sangat lambat dan sulit diamati oleh mata ( bergerak pasif) . Tumbuhan bergerak tanpa berpindah tempat. Gerak tumbuhan dipengaruhi oleh rangsang. Contoh daun putri malu mengatup ketika disentuh, gerak ujung batang tumbuh ke arah cahaya matahari, gerak akar ke bawah menembus tanah.

Benda-benda tak hidup juga dapat bergerak, tetapi bukan berasal dari kehendaknya sendiri, karena mendapat gaya dari luar.

 

c.       Makan dan minum

Makanan dan minuman merupakan kebutuhan bagi semua makhluk hidup.

Makanan berguna untuk menghasilkan energi, pertumbuhan, dan mengganti sel yang rusak. Sedangkan air berfungsi sebagai zat pelarut di dalam tubuh.

Makhluk hidup memperoleh makanan dengan cara berbeda-beda. Tumbuhan hijau dapat menyusun makanannya sendiri dari air (H2O) dan karbondioksida (CO2) dengan bantuan sinar matahari melalui proses fotosintesis. Hasil fotosintesis berupa karbohidrat (zat tepung) yang digunakan tumbuhan untuk tumbuh dan berkembang.

Tumbuhan disebut makhluk hidup autotrof, karena kemampuannya untuk menghasilkan makanan sendiri.

Hewan dan manusia tidak dapat membuat makanan sendiri. Manusia dan hewan memperoleh makanan nya dengan cara memakan tumbuhan atau hewan. Manusia dan hewan disebut makhluk heterotrof, yaitu makhluk hidup yang menggunakan bahan organik sebagai sumber makanannya (tidak dapat menghasilkan makanan sendiri )

 

d.       Tumbuh dan berkembang

Manusia mengalami pertumbuhan dari janin, bayi, anak-anak,remaja dan akhirnya menjadi dewasa. Anak hewan yang semula kecil lmbat laun menjadi besar seperti induknya. Biji yang ditanam tumbuh menjadi kecambah dan kemudian menjadi tanaman yang besar.

Tumbuh merupakan pertambahan ukuran tubuh yang tidak dapat kembali ke ukuran semula (irreversible) dan bersifat kuantitatif atau dapat diukur.

Pertambahan ukuran tersebut terjadi karena adanya penambahan jumlah dan pembesaran sel-sel  penyusun tubuh. Untuk tumbuh, makhluk hidup memerlukan makanan atau nutrisi. Dari makananlah , makhluk hidup mendapatkan energi dan zat penyusun tubuh.

 

e.       Berkembang Biak (Reproduksi)

Semua makhluk hidup dapat berkembang biak. Tujuan makhluk hidup berkembang biak adalah melestarikan jenisnya.

Cara berkembang biak makhluk hidup berbeda-beda. Perkembangbiakan dapat terjadi secara kawin (seksual,generatif) dan tak kawin (aseksual, vegetatif).

Reproduksi generatif merupakan reproduksi dengan cara meleburkan sel telur dengan sel sperma. Reproduksi vegetatif merupakan reproduksi tanpa adanya peleburan sel telur dengan sel sperma.

Manusia berkembang biak secara generatif. Hewan dan tumbuhan ada yang berkembang biak secara  generatif dan ada yang vegetatif

 

f.         Mengeluarkan Zat Sisa (Ekskresi)

Zat sisa pada makhluk hidup merupakan sisa metabolisme tubuh yang tidak diperlukan tubuh lagi, bahkan dapat mengganggu kesehatan apabila tidak dikeluarkan.

Pengeluaran zat sisa oleh makhluk hidup disebut ekskresi. Makhluk  hidup memiliki alat ekskresi yang berbeda-beda . Tumbuhan mengeluarkan karbon dioksida dan uap air melalui stomata dan lentisel. Manusia mengeluarkan urine melalui ginjal, karbon dioksida dan uap air melalui paru-paru, air dan garam mineral melalui kulit berupa keringat.

 

g.       Peka Terhadap Rangsang ( Iritabilita)

Semua makhluk hidup dapat bereaksi terhadap perubahan yang terjadi di sekitarnya. Reaksi ini timbul jika ada rangsangan dari lingkungan. Rangsangan dapat berupa cahaya, panas, dingin, bau dari gas, sentuhan, grafitasi, rasa dll. Manusia dan hewan menggunakan indra untuk mengenali adanya rangsangan. Misalnya, mata peka terhadap rangsangan cahaya, telinga peka terhadap getaran suara, hidung peka terhadap bau, kulit peka terhadap sentuhan atau tekanan, dan lidah peka terhadap rasa zat.

Tumbuhan tidak memiliki indra seperti pada manusia dan hewan, tetapi peka terhadap rangsangan. Misalnya, ujung batang selalu menghadap ke arah datangnya cahaya, ujung akar tumbuh ke bawah karena gaya gravitasi, dan putri malu akan mengatupkan daunnya jika disentuh. Sifat mampu menanggapi rangsangan yang datang dari lingkungan disebut  Iritabilita.

 

h.       Menyesuaikan Diri Terhadap Lingkungan (Adaptasi)

Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Kemampuan itu berguna agar makhluk hidup dapat bertahan hidup di lingkungannya.

Adaptasi ada tiga macam bentuk yaitu adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku.

Adaptasi morfologi : penyesuaian diri yang berhubungan dengan bentuk tubuh atau alat tubuh.

                                 Contoh : paruh burung pelikan yang panjang dan berkantong sehingga ikan dapat

                                                masuk ke perutnya.

Adaptasi fisiologi : penyesuain fungsi alat tubuh terhadap keadaan lingkungan.

                                  Contoh : bunga tanaman mengeluarkan bau yang khas untuk menarik perhatian  

                                                 serangga agar datang  dan membantu penyerbukan.

Adaptasi tingkah laku : penyesuaian terhadap lingkungan dalam bentuk tingkah laku.

                                   Contoh : bunglon mengubah warna kulitnya sesuai dengan lingkungannya  agar

                                                  keberadaannya tidak diketahui pemangsa.

 

 

 

 

 

Senin, 09 Agustus 2021

PENILAIAN HARIAN 1, EDISI KAMIS, 12 AGUSTUS 2021

 

TUGAS 4 ( Kamis, 12  Agustus 2021 )

PENILAIAN HARIAN 1, BAB. OBJEK IPA DAN PENGAMATANNYA

 

Assalamualaikum wr. Wb...

Selamat pagi anak-anak...

Ibu akan menginformasikan, untuk hari Kamis tgl 12 Agustus 2021 akan diadakan Penilaian Harian 1 bab. Objek IPA dan pengamatannya.

Untuk persiapannya, silakan kalian pelajari buku paket bab 1 dan rangkuman materi yang telah ibu berikan dari awal.

Salinan / catatan rangkuman yang telah kalian tulis dari awal tolong difoto dan dikirim lewat wa ibu untuk nilai projek / ketrampilan.

Tugas mencatat rangkuman dikirim mulai hari ini dan paling lambat hari kamis, tgl 12 Agustus 2021  sebelum PH1 dimulai .

Demikian info dari ibu.

Thank you very much for your nice attention.

Wassalamualaikum wr wb.


 

Selasa, 03 Agustus 2021

IPA KELAS VII, EDISI KAMIS 5 AGUSTUS 2021

 

TUGAS 3 ( Kamis, 5  Agustus 2021 )

BESARAN POKOK DAN BESARAN TURUNAN

 

Assalamualaikum wr. Wb...

Good morning everybody...

How are you today ?

I hope all of you stay healthy and fresh. I hope all you keep spirit in pandemic situation .

Before we start our lesson today, lets’s say our prayer...

Thank you.

Well, materi yang akan ibu sampaikan hari ini adalah “Besaran pokok dan besaran turunan“

Tujuan diberikan materi ini adalah agar kalian bisa : 

1.     Menyebutkan macam-macam besaran pokok beserta satuannya.

2.      Menyebutkan macam-macam besaran turunan beserta satuannya

Nah untuk itu coba kalian baca materi yang terdapat pada buku paket IPA Bab. 1 “ Objek IPA dan Pengamatannya” halaman 14 – 27 sekaligus kalian pelajari  video “ Konversi satuan dalam Pengukuran” link youtube  yang ibu kirimkan.

Setelah kalian melihat tayangan video pembelajaran tersebut dan membaca dengan seksama dan berulang-ulang, coba kalian baca rangkuman yang ibu kirim. Rangkuman ini agar tidak hilang kamu salin di buku tulis khusus untuk IPA, dan pada akhir bab, kalian harus bisa menunjukkan salinan tersebut.

Setelah menyalin, Coba kalian lakukan tugas yang Ibu berikan yaitu menghitung konversi satuan panjang, massa, dan waktu pada LKS di bawah.

Tugas tersebut dikumpulkan paling lambat jam 10.05 WIB ya, tulis dikertas dan difoto , dikirim lewat WA ibu secara japri. Ibu tunggu ya, bila ada yang tidak mengumpulkan, ibu akan menghubungi wali kelas kalian.

Do you understand ?

If there are questions you can seend me message by WA.

Thank you very much for your nice attention.

Wassalamualaikum wr wb.

 

BESARAN POKOK DAN BESARAN TURUNAN

 

A.      BESARAN POKOK

·         Besaran Pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain.

·         Tujuh besaran pokok dengan satuannya

No.

Nama Besaran

Satuan

Simbol Satuan

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

Panjang

Massa

Waktu

Suhu

Kuat arus listrik

Jumlah zat

Intensitas Cahaya

Meter

Kilogram

Sekon

Kelvin

Ampere

Mol

Kandela

m

kg

s

K

A

mol

cd

 

·         Panjang adalah besaran yang menyatakan jarak antara dua titik.

-          Satuan SI panjang adalah meter (m)

-          Satuan panjang yang lain antara lain kilometer, inci, sentimeter, milimeter.

-          Hubungan antara satuan-satuan tersebut sbb :

1 km  =  1000 m                        1 cm   =  10 mm                 1 mil  =  1,609 km

1 m    =  100 cm                         1 inci  =  2,54 cm

-          Beberapa alat ukur panjang yang biasa digunakan sehari-hari :

*)  Penggaris / mistar : untuk mengukur benda-benda yang tidak terlalu panjang

      Ketelitian penggaris = 1 mm = 0,1 cm

      Untuk memperoleh data yang benar, setiap pengukuran panjang harus dimulai  

      dari angka 0

*)  Rol meter : untuk mengukur jarak yang agak jauh.

*)  Jangka sorong : untuk mengukur panjang dan lebar benda , diameter bagian

      dalam dan luar benda yang berbentuk silinder, dan kedalaman sebuah lubang.

      Jangka sorong dapat mengukur panjang benda sampai 12 cm.

      Ketelitian jangka sorong = 0,1 mm = 0,01 cm

*)  Mikrometer Sekrup : untuk mengukur benda dengan panjang maks. 2,5 cm.

      Alat ukur panjang yang paling teliti.

      Ketelitian mikrometer sekrup = 0,01 mm

      Untuk mengukur tebal benda berbentuk pelat, lembaran, diameter kawat.

 

·         Massa adalah jumlah materi yang terkansung dalam suatu benda.

-          Satuan SI untuk massa adalah kilogram ( kg )

-          Satuan massa yang lain antara lain : gram (g) , miligram ( mg), ton  (t), kuintal (kw)

-          Konversi satuan massa :

1 ton        =  10 kuintal                            1 ons  =   100 g                   1  kg  =  1000 g

1 kuintal  =  100 kg                                  1 g      =    1000 mg

-          Beberapa alat ukur massa yang biasa digunakan :

*) Neraca sama lengan : mengukur massa benda yang ringan.

*) Timbangan duduk : biasa digunakan untuk oleh pedagang di pasar

*) Neraca Ohauss : mengukur massa benda dengan ketelitian pengukuran 0,1 g.

*) Neraca Elektronik : mengukur massa benda dengan ketelitian pengukuran 0,1 mg

*) Timbangan badan : mengukur massa seseorang

 

·         Waktu adalah selang antara dua kejadian atau dua peristiwa

-          Satuan SI untuk waktu adalah sekon ( detik )

-          Konversi satuan waktu :

1 hari  =  24 jam,  1 jam = 60 menit , 1 menit = 60 sekon

1 jam   = 1/24 jam ,  1 menit  =  1/60 jam ,  1 detik  =  1/60 menit

-          Beberapa alat ukur waktu yang biasa digunakan : jam pendulum, stopwatch

 

 

B.      BESARAN TURUNAN

·         Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok.

·         Satuan dari besaran turunan diperoleh dari menurunkan satuan-satuan besaran pokok.

·         Contoh besaran turunan : luas, volume, berat, gaya, massa jenis, kecepatan, kelajuan  dll

·         Berikut ini contoh cara menurunkan besaran turunan dari besaran penyusunnya :

a.      Luas
Rumus  :    L  =  p  x  l

Jadi  satuan L  =  meter (m)  x meter (m)  =  m2

Jadi luas diturunkan dari besaran pokok  panjang ( m satuan dari panjang dari besaran pokok )

 

b.      Berat

Rumus :   Berat  =   massa x  grafitasi bumi

                   w   =  m  x  g

Satuan berat  =  satuan massa benda  x  satuan grafitasi bumi

                       =  kg x m  x kg m

                                   s2       s2

Jadi berat diturunkan dari besaran pokok massa ( kg ), panjang (m) dan waktu (s)

                       




                                                        LEMBAR KERJA SISWA

 

KERJAKAN SOAL DI BAWAH INI !

 

1.      Konversikan satuan-satuan panjang berikut ini dengan teliti.

1.      30 km     = ....... m

2.      1  inci     = ........ m

3.      5 m         = ........ mm

 

2.      Konversikan satuan-satuan massa berikut ini dengan teliti.

1.      18 kuintal  = ....... kg

2.      20 kg          = ........ ton

3.      50 g            = ........  mg

 

3.      Konversikan satuan waktu di bawah ini.

1.      1 hari         = ............  detik

2.      2,4 menit  =  ...........  detik

3.      36 detik     = ............  menit

 

 

 



Selasa, 27 Juli 2021

EDISI, KAMIS 29 JULI 2021

 

Tugas 2.  ( Kamis, 29 Juli 2021 )

PENGUKURAN

Assalamualaikum wr. Wb...

Selamat pagi anak anak....Apa kabarmu hari ini ?

Tetap semangat dan selalu sehat yaa !!!

Seperti biasa, sebelum memulai aktifitas belajar hari ini, mari kita berdoa terlebih dahulu..

Berdoa mulai...

Thank you.

Well, materi yang akan ibu sampaikan hari ini adalah tentang “ Pengukuran.”

Tujuan diberikan materi ini adalah agar kalian bisa : 

1.     Menjelaskan pengertian pengukuran

2.     Menyebutkan hal yang dapat diukur (besaran) dan tidak dapat diukur ( bukan besaran )

3.     Membandingkan satuan baku dan tidak baku

4.     Mengkonversi  satuan dalam SI

 

Nah untuk itu coba kalian baca materi yang terdapat pada buku paket IPA Bab. 1 “ Objek IPA dan Pengamatannya” halaman 8 – 13  sekaligus kalian pelajari  video “ Objek IPA dan Pengamatannya” link youtube  yang ibu kirimkan.

Setiap pertemuan, ibu selalu mengirim rangkuman materi . Rangkuman materi yang ibu kirimkan dari awal jangan sampai hilang / terhapus. Agar tidak hilang rangkuman materi tersebut kamu salin di buku tulis khusus untuk IPA, dan pada akhir bab, kalian harus bisa menunjukkan salinan tersebut.

Setelah menyalin, Coba kalian lakukan tugas yang Ibu berikan ya. Kalian boleh bekerja sama dengan temanmu atau saudaramu. Kalian lakukan pengukuran dengan langkah-langkah  seperti yang tertulis di LKS “ Mengukur Dengan satuan Baku dan Tak Baku”

Tugas ini  dikumpulkan paling lambat jam 10.05 WIB hari ini juga ! tulis dikertas dan difoto , dikirim lewat WA ibu secara japri. Bila ada yang tidak mengumpulkan, ibu akan menghubungi wali kelas kalian.

Do you understand ?

Wassalamualaikum wr wb.

 

PENGUKURAN

·        Mengukur merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran yang diukur dengan besaran sejenis ( alat ukur ) yang digunakan sebagai satuan.

Misalnya : Ketika kamu mengukur panjang meja dengan menggunakan pensil,

                   kamu telah membandingkan panjang meja dengan panjang pensil.

                   Panjang meja merupakan besaran yang diukur, sedangkan panjang

                   pensil digunakan  sebagai satuan pengukuran.

·        Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur  dan dapat dinyatakan dengan angka.

Contoh : massa, suhu, tinggi badan, dll

Adapun hal yang tidak dapat diukur adalah bukan besaran. Contoh : kasih sayang , kesukaan, rasa takut , dll.

·        Satuan adalah  pembanding dalam suatu pengukuran.

·        Satuan Baku adalah satuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan hasil yang sama atau tetap.

·        Satuan Tidak Baku adalah satuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan hasil yang tidak sama untuk orang yang berlainan.

Contoh satuan tidak baku : jengkal, depa, hasta, tombak, bata, kaki dll


LEMBAR KERJA SISWA (LKS)

MENGUKUR DENGAN SATUAN BAKU DAN TAK BAKU

Cara Kerja :

1.      Lakukan kegiatan ini dengan salah satu temanmu atau saudaramu.

2.      Siapkan sebuah meja , kemudian ukurlah panjang meja dengan jengkal tanganmu.

3.      Mintalah teman atau saudaramu untuk melakukan hal yang sama.

4.      Catat data hasil pengukuranmu pada tabel.

5.      Siapkan penggaris yang panjangnya 30 cm.

6.      Ukurlah panjang meja tersebut menggunakan penggaris dengan teliti.

7.      Mintalah temanmu atau saudaramu untuk melakukan hal yang sama dengan teliti juga.

8.      Catat data hasilnya pada tabel.

 

Hasil Pengamatan :

No.

Nama Pengukur

Panjang meja yang diukur

Jengkal

Mistar

1

 

............   jengkal

...........     cm

2

 

............   jengkal

...........     cm

3

 

............   jengkal

...........     cm

 

Pertanyaan :

1.      Samakah hasil pengukuranmu dengan hasil teman / saudaramu saat menggunakan jengkal ?

Jawab : .......................................................................................................................

2.      Mengapa demikian ? Jelaskan alasanmu !

Jawab : .......................................................................................................................

3.      Samakah hasil pengukuranmu dengan hasil teman / saudaramu saat menggunakan mistar ?

Jawab : .......................................................................................................................

4.      Mengapa demikian ? Jelaskan alasanmu !

Jawab : .......................................................................................................................

5.      Dari hasil percobaanmu , manakah yang merupakan pengukuran baku dan tak baku ?

Jawab : .......................................................................................................................

 

EDISI KAMIS 22 Juli 2021

 

TUGAS 1 ( Kamis, 22 Juli 2021 )

OBJEK IPA DAN PENGAMATANNYA

 

Assalamualaikum wr. Wb...

Good morning everybody...

How are you today ?

I hope all of you stay healthy and fresh. I hope all you keep spirit in pandemic situation .

Before we start our lesson today, lets’s say our prayer...

Thank you.

Well, materi yang akan ibu sampaikan hari ini adalah “Penyelidikan IPA “

Tujuan diberikan materi ini adalah agar kalian bisa : 

-          Dapat menjelaskan tiga komponen ketrampilan proses / metode ilmiah penyelidikan IPA  ( pengamatan, inferensi, dan komunikasi ) berdasarkan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan.

-          Menjelaskan kegunaan mempelajari IPA

Nah untuk itu coba kalian baca materi yang terdapat pada buku paket IPA Bab. 1 “ Objek IPA dan Pengamatannya” halaman 2 – 6 sekaligus kalian pelajari  video “ Objek IPA dan Pengamatannya” link youtube  yang ibu kirimkan.

Setelah kalian melihat tayangan video pembelajaran tersebut dan membaca dengan seksama dan berulang-ulang, coba kalian baca rangkuman yang ibu kirim. Rangkuman ini jangan hilang ya, karena untuk bekal materi saat PH nanti.

Kemudian Kalian buka hal. 2. Coba lakukan kegiatan berikut “ Ayo Kita Lakukan “ untuk melatih pangamatanmu terhadap kawan / saudaramu.

Contoh pengamatan misalnya sbb :

Yang diamati adikku / temanku  : Andi

Pengamatan : Andi berambut hitam ikal, berkulit putih, hidung mancung, dll

Penafsiran     :  Andi baik hati dan tidak sombong

Tugas tersebut dikumpulkan paling lambat jam 10.05 WIB ya, tulis dikertas dan difoto , dikirim lewat WA ibu secara japri. Ibu tunggu ya, bila ada yang tidak mengumpulkan, ibu akan menghubungi wali kelas kalian.

Do you understand ?

If there are questions you can seend me message by WA.

Thank you very much for your nice attention.

Wassalamualaikum wr wb. 

“SELAMAT MENGERJAKAN DAN TETAP SEMANGAT “


PENYELIDIKAN  IPA

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) / Sains merupakan ilmu yang diperoleh melalui pengamatan dan penelitian terhadap gejala-gejala alam.

Gejala alam meliputi :

a.       Gejala biotik : terjadi pada makhluk hidup, misalnya tumbuh dan berkembang, reproduksi, bergerak dll

b.      Gejala abiotik : terjadi pada benda mati, misalnya angin bertiup, gunung api meletus, air sungai mengalir ke laut dll

Penyelidikan ilmiah IPA melibatkan sejumlah proses yang harus dikuasai, antara lain sbb :

1.       PENGAMATAN

Ketrampilan mengamati merupakan kemampuan mengamati objek-objek dan fenomena alam menggunakan pancaindra, termasuk melakukan pengukuran menggunakan alat ukur yang sesuai.

Pengamatan dilakukan  untuk mengumpulkan data dan informasi.

Beberapa ketrampilan mengamati :

a.       Melihat

Menggunakan indra mata untuk mengetahui bentuk, penampakan atau wujud , warna suatu objek , dan peristiwa.

b.      Mendengar

Menggunakan indra telinga, untuk mengetahui bunyi atau suara suatu objek.

c.       Mencicipi

Menggunakan indra pengecap (lidah) untuk mengetahui rasa suatu objek.

d.      Meraba

Menggunakan indra kulit , untuk mengetahui keadaan panas atau dingin serta tekstur kasar atau halus suatu objek.

e.      Mencium

Menggunakan indra hidung untuk mengamati bau dari suatu objek.

f.        Mengukur

Memerlukan alat bantu, misalnya penggaris, jangka sorong, neraca, dan mikroskop. Data ini diperoleh melalui pengukuran.

 

2.       MEMBUAT INFERENSI / KETRAMPILAN MENYIMPULKAN

Sebagai ketrampilan untuk memutuskan keadaan suatu objek  atau peristiwa berdasarkan fakta serta konsep  dan prinsip  yang diketahui. Dengan kata lain , menyimpulkan merupakan kemampuan untuk membuat inferensi. Inferensi merupakan pernyataan logis yang dibuat berdasarkan fakta hasil pengamatan atau informasi yang tersedia.

 

3.       KETRAMPILAN MENGOMUNIKASIKAN

Mengomunikasikan hasil penyelidikan baik lisan maupun tulisan. Hal yang dikomunikasikan termasuk data yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, bagan, dan gambar yang relevan.

Dalam melakukan penelitian, seorang peneliti harus menguasai berbagai ketrampilan proses sains tersebut. Penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan suatu metode yang disebut Metode Ilmiah.

Langkah-langkah Metode Ilmiah sbb :

1.       Observasi dan Merumuskan masalah

2.       Mengumpulkan Data

3.       Membuat hipotesis

4.       Melakukan eksperimen

5.       Menarik kesimpulan

 

Metode Ilmiah akan berhasil dengan baik jika dilakukan dengan sikap ilmiah yaitu sikap yang yang harus dimiliki oleh seorang peneliti, antara lain :  teliti, jujur, tekun, rasa ingin tahu tinggi, obyektifitas, terbuka dan fleksibel, mampu membedakan opini dan fakta, berani untuk mencoba, bekerja sama, dan bertanggung jawab.


PH 2 INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN KELAS 7

 Assalamualaikum dan selamat sore anak anak,  besok kalian melaksanakan PH2. Interaksi Makhluk Hidup dan Lingkungan.  Dipelajari materinya y...